Adab & Akhlak Penuntut Ilmu #1
Pemateri: Ustadz Yunan Hilmi, Lc.
Pembuka Kajian
Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala atas seluruh kelimpahan nikmat-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, keluarga, para sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Jemaah Masjid Al-Ikhlas yang dirahmati Allah, syukur alhamdulillah pada kesempatan kali ini Allah memfasilitasi kita untuk melangkah ke majelis ilmu setelah menunaikan salat magrib berjamaah. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita.
Niatkanlah seluruh ikhtiar ini semata-mata untuk menggapai keridaan Allah Subhanahu wa Ta'ala, sebab setiap amal tanpa keikhlasan akan menjadi sia-sia. Kita juga memohon pertolongan-Nya agar dimudahkan dalam menyerap ilmu yang dipelajari, karena tanpa taufik dari Allah, mustahil kita dapat memahami kebenaran dengan baik.
Mengenal Sosok Penulis: Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Pada kajian perdana ini, kita akan membahas risalah karya Al-Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas rahimahullah yang berjudul Adab dan Akhlak Penuntut Ilmu. Sebelum masuk ke inti materi, penting bagi kita untuk mengenal ringkasan biografi beliau guna mengambil teladan dari semangat beliau dalam menuntut, mengamalkan, dan mendakwahkan ilmu.
- Silsilah dan Kelahiran: Beliau bernama Yazid bin Abdul Qadir bin Ali bin Muhammad bin Hasan bin Muhammad bin Awad bin Abdullah bin Al-Jawwaz (berkunyah Abu Fathi). Beliau lahir di Tanah Abang, Jakarta, pada 1 Oktober 1962 (2 Jumadil Ula 1382 H).
- Latar Belakang: Beliau tumbuh dalam keluarga bersahaja. Ayahnya seorang pedagang kopi di pasar. Sejak kecil, beliau belajar membaca Al-Qur'an dari kakeknya, Umar Jawas.
- Perjalanan Menuntut Ilmu: Beliau sempat menimba ilmu secara langsung di Unaizah, Arab Saudi, dari ulama besar Syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, serta aktif berdakwah di Maktab Jaliat Islamic Center Unaizah.
- Kecintaan pada Ilmu: Beliau dikenal sangat mencintai buku dan senantiasa meluangkan waktu berjam-jam setiap hari untuk membaca (muthala'ah). Beliau juga tergolong ulama yang sangat produktif dengan menghasilkan lebih dari 50 karya tulis yang ilmiah, sistematis, dan sarat akan dalil Al-Qur'an serta As-Sunnah.
- Wafat: Beliau wafat pada hari Kamis, 11 Juli 2024 (setelah menunaikan ibadah haji terakhirnya di tahun yang sama). Ribuan jemaah dan penuntut ilmu dari berbagai daerah turut menyalatkan dan mengantarkan jenazah beliau di Bogor.
Ulasan Mukadimah Kitab Adab dan Akhlak Penuntut Ilmu
Menuntut ilmu syari adalah kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam:
"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim." (HR. Ibnu Majah)
Imam Al-Qurtubi rahimahullah menjelaskan bahwa hukum menuntut ilmu terbagi menjadi dua kategori:
- Fardu 'Ain (Wajib Individu): Ilmu yang berkaitan dengan ibadah harian seperti tata cara salat, zakat, dan puasa. Setiap muslim wajib mempelajarinya agar ibadahnya sah.
- Fardu Kifayah: Ilmu yang mendalam terkait hukum-hukum muamalah khusus, pelaksanaan hukum pidana (hudud), qishash, dan tata cara mendamaikan sengketa. Jika sebagian masyarakat telah menguasainya, gugurlah kewajiban bagi yang lain.
Majelis ilmu sering disebut sebagai taman-taman surga (riyadhul jannah). Atha bin Abi Rabah rahimahullah menjelaskan bahwa majelis zikir yang dimaksud hakikatnya adalah majelis ilmu—tempat diajarkannya hukum halal dan haram, tauhid, akidah yang benar, serta tata cara ibadah sesuai Sunnah.
Pentingnya Adab bagi Penuntut Ilmu
Penyusunan buku Adab dan Akhlak Penuntut Ilmu dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas fenomena penuntut ilmu yang mengabaikan aspek adab. Tanpa adab, seseorang dapat tumbuh menjadi pribadi yang kaku, kasar, dan kurang beretika—bahkan terhadap orang tua maupun guru yang telah mengajarinya.
Pelajaran adab bertujuan untuk:
- Memperbaiki akhlak penuntut ilmu dalam bermuamalah kepada Allah dan sesama manusia.
- Menjaga kehormatan dan kekhusyukan majelis ilmu.
- Menjadi pengingat agar ilmu yang dipelajari membawa keberkahan serta mempermudah jalan menuju surga.
Semoga pembahasan buku ini menjadi amal jariyah bagi penulisnya dan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi kita semua.